09 November 2009

Vitamin Larut Lemak (Vitamin Bagian 1)

Vitamin dapat dibagi menjadi 2 golongan:

• Larut lemak : vit A, D, E dan K

• Larut air : vit B kompleks dan vit C

Berikut ini kita akan membicarakan terlebih dahulu vitamin yang larut dalam lemak.

VITAMIN A

Sumber

• berasal dari karoten (provitamin A)

• terdapat pada mentega, telur, hati dan daging

• terdapat dalam beberapa bentuk, misalnya retinol (vitamin A1) dan 3-

dehidroretinol (vitamin A2). Asam retinoat (tretinoin, isotretinoin) merupakan hasil

oksidasi group alkohol dari retinol.

Kebutuhan manusia

• wanita 500 RE dan pria 600 RE.

• Dosis karoten yang diperlukan kurang lebih 2 kali dosis

vitamin A.

Farmakokinetik

• diabsorpsi sempurna melalui saluran cerna dan kadar

puncak dalam plasma setelah 4 jam

• Absorpsi berkurang bila diet kurang mengandung

protein, atau pada penyakit infeksi tertentu, dan pada

penyakit hati seperti hepatitis, sirosis hati atau obstruksi

biliaris.

• disimpan di dalam hati sebagai palmitat, dalam jumlah

kecil ditemukan juga di ginjal, adrenal, paru, lemak

intraperitoneal dan retina.

Farmakodinamik

• untuk regenerasi pigmen retina mata dalam proses adaptasi gelap.

• Retinol (vitamin A1) memegang peranan penting pada kesempurnaan fungsi dan

struktur sel epitel, karena retinol berperan dalam diferensiasi sel dan proliferasi

epitel.

• Vitamin A juga diperlukan untuk pertumbuhan tulang, alat reproduksi dan

perkembangan embrio.

Defisiensi

• Terjadi bila :

1. kesanggupan tubuh untuk menyimpan vitamin A terganggu (sirosis hati)

2. terdapat defisiensi protein (transport)

3. absorpsi di usus terganggu

4. asupan vitamin A yang kurang.

• Gejala yang paling dini berupa buta senja. . Defisiensi lebih berat menyebabkan

gangguan pada mata yang berupa xeroftalmia, timbulnya bercak Bitot,

keratomalasia, dan akhirnya kebutaan.

Hipervitaminosis A

• terjadi akibat penggunaan vitamin A lebih

dari 700-3000 IU/kg/hari untuk beberapa

bulan sampai beberapa tahun.

• kerusakan hati pada anak dapat timbul

karena penggunaan vitamin A dengan

dosis yang sesuai AKG untuk orang

dewasa selama beberapa tahun dan

dengan dosis 5 kali AKG selama 7-10

tahun pada orang dewasa.

Indikasi Pengobatan Vitamin A

• untuk pencegahan dan pengobatan defisiensi vitamin A.

• terapi retinol sejumlah 20.000 IU/hari selama 1 atau 2

bulan pada bayi atau anak sehat dengan makanan yang

baik dapat menimbulkan gejala keracunan.

• Gejala defisiensi vitamin A pada anak diberikan secara

suntikan sebanyak 100.000 unit untuk satu kali

pemberian dan dilanjutkan dengan pemberian oral.

Tambahan suntikan 20.000 unit tiap minggu dapat

dianjurkan.

• Pemberian vitamin E bersama dengan vitamin A dapat

meningkatkan efektivitas vitamin A dan mencegah atau

mengurangi kemungkinan terjadinya hipervitaminosis A.

• Vitamin A juga digunakan untuk pengobatan penyakit

kulit tertentu seperti akne, psoriasis, dan iktiosis.

Posologi/Sediaan

• tersedia secara oral, suntikan dan topikal.

• Vitamin A kapsul mengandung 3-15 mg retinol (10.000-

50.000 IU) per kapsul.

• Pada defisiensi berat, dosis pemberian IM pada orang

dewasa dan anak berusia lebih dari 8 tahun: 50.000-

100.000 IU/hari selama 3 hari diikuti dengan 50.000

IU/hari untuk 2 minggu. Pada anak 1-8 tahun diberikan

dosis 5.000-15.000 IU/hari untuk 10 hari dan bayi 5.000-

10.000 IU/hari untuk 10 hari.

• Dosis oral pada orang dewasa dan anak lebih dari 8

tahun ialah 100.000 IU/hari selama 3 hari diikuti dengan

50.000 IU/hari selama 2 minggu, dilanjutkan dengan

10.000-20.000 IU/hari untuk 2 bulan.

 

VITAMIN D

• Berguna untuk mencegah dan mengobati

rakitis (dicegah ataupun diobati dengan

minyak ikan atau dengan sinar matahari

yang cukup).

Kebutuhan sehari

• 400 unit/hari.

Farmakokinetik

• Absorpsi melalui saluran cerna cukup baik.

Vitamin D3 diabsorpsi lebih cepat dan sempurna.

Gangguan fungsi hati, kandung empedu dan

saluran cerna seperti steatore akan

mengganggu absorpsi vitamin D.

• Disimpan dalam bentuk inert di dalam tubuh,

untuk menjadi bentuk aktif harus dimetabolisme

lebih dahulu melalui serangkaian proses

hidroksilasi di ginjal dan hati.

• Ekskresi melalui empedu dan dalam jumlah kecil

ditemukan dalam urine.

Farmakodinamik

• Pengatur homeostatik kalsium plasma.

• Meningkatkan absorpsi kalsium dan fosfat

melalui usus halus.

• Pengaturan kadar kalsium plasma

dipengaruhi juga oleh hormon paratiroid

(HPT) dan kalsitonin.

Defisiensi

• Terjadi penurunan kadar kalsium plasma, selanjutnya

merangsang sekresi HPT yang berakibat meningkatnya

reabsorpsi tulang.

• Pada bayi dan anak mengakibatkan gangguan

pertumbuhan tulang (penyakit rakitis).

• Berkurangnya kalsifikasi menyebabkan deformitas

tulang seperti kifosis, skoliosis, tulang tasbeh pada dada,

kraniotabes pada anak usia dibawah 1 tahun dan genu

varus atau genu valgus pada anak yang sudah dapat

berjalan.

Hipervitaminosis D

• Gejalanya berupa hiperkalsemia,

kalsifikasi ektopik pada jaringan lunak

(ginjal, pembuluh darah, jantung dan

paru), anoreksia, mual, diare, sakit kepala,

hipertensi dan hiperkolesterolemia.

Sediaan dan indikasi

• Tersedia dalam beberapa macam bentuk

sediaan

• Selain untuk pencegahan dan pengobatan

rakitis, vitamin D antara lain digunakan

untuk osteomalasia, hipoparatiroidisme

dan tetani infantil, dan untuk keadaan lain

dengan alasan penggunaan yang belum

atau tidak diketahui misalnya pada

psoriasis, artritis, dan hay fever.

Pada rakitis, dosis 1.000 unit/hari akan mengembalikan

kadar kalsium dan fosfat plasma menjadi normal setelah

±10 hari, sedangkan hasil pemeriksaan radiologik akan

menunjukkan penyembuhan dalam waktu 3 minggu.

• Hipoparatiroidisme diperlukan 50.000-250.000 unit

(dosis penunjang).

• Tambahan vitamin D diperlukan pada masa hamil,

laktasi dan pada orang tua agar asupan vitamin D per

hari 400 IU.

• Pada bayi prematur atau bayi yang mendapat ASI dalam

jumlah yang tidak cukup diperlukan dosis pencegahan

400 IU/hari.

• Bayi yang kemungkinan besar mengalami rakitis

(sindrom malabsorpsi, lahir dari ibu yang mengalami

defisiensi vitamin D) memerlukan sampai 30.000 IU/hari

VITAMIN E

• Terdapat pada telur, susu, daging, buah-buahan,

kacang-kacangan dan sayur-sayuran, misalnya selada

dan bayam.

Kebutuhan sehari

• Asupan 10-30 mg cukup untuk

mempertahankan kadar normal di dalam darah.

Farmakokinetik

• Diabsorpsi baik melalui saluran cerna. Dalam

darah terutama terikat dengan beta-lipoprotein

dan didistribusi ke semua jaringan.

• Kebanyakan diekskresi secara lambat ke dalam

empedu, sedangkan sisanya diekskresi melalui

urine sebagai glukuronida dari asam tokoferonat

atau metabolit lain.

Farmakodinamik

• Sebagai antioksidan, mencegah oksidasi bagian sel yang

penting atau mencegah terbentuknya hasil oksidasi yang

toksik (hasil peroksidasi asam lemak tidak jenuh).

• Defisiensi biasanya lebih sering disebabkan oleh

gangguan absorpsi, misalnya steatore, obstruksi biliaris

dan penyakit pankreas.

• Bayi prematur dengan makanan yang kaya asam lemak

tidak jenuh ganda dan kurang vitamin E akan mengalami

lesi kulit, anemia hemolitik dan udem.

Sediaan dan indikasi

• Terdapat dalam bentuk d atau campuran d dan I

isomer dari tokoferol, a-tokoferol asetat, a-tokoferol

suksinat.

• Sediaan oral (tablet dan kapsul) mengandung 30-

1.000 IU. Suntikan (larutan) mengandung 100 atau

200 IU/ml.

• Indikasi pada keadaan defisiensi yang dapat

terlihat dari kadar serum yang rendah dan atau

peningkatan fragilitas eritrosit terhadap hidrogen

peroksida (pada bayi prematur dengan berat badan

yang rendah, pada penderita-penderita dengan

sindrom malabsorpsi dan steatore, dan penyakit

dengan gangguan absorpsi lemak)

 

VITAMIN K

• Vitamin K alam:

1. vitamin K1 (filokuinon=fitonadion)

Digunakan untuk pengobatan

Terdapat pada kloroplas sayuran berwarna

hijau dan buah-buahan.

2. vitamin K2 (senyawa menakuinon)

Disintesis oleh bakteri usus terutama oleh

bakteri gram-positif.

• Vitamin K sintesis. Vitamin K2

Kebutuhan manusia

• Sintesis vitamin K oleh bakteri usus sekitar

50% dari kebutuhan vitamin K per hari

Farmakokinetik

• Absorpsi melalui usus sangat tergantung dari

kelarutannya.

• Absorpsi filokuinon dan menakuinon berlangsung baik

bila ada garam-garam empedu, sedangkan menadion

dan derivatnya yang larut air dapat diabsorpsi walaupun

tidak ada empedu.

Farmakodinamik

• Berguna untuk meningkatkan biosintesis

beberapa faktor pembekuan darah yaitu

protrombin, faktor VII (prokonvertin),

farktor IX (faktor Christmas) dan faktor X

(faktor Stuart) yang berlangsung di hati.

Defisiensi

• Menyebabkan hipoprotrombinemia dan menurunnya

kadar beberapa faktor pembekuan darah

• Defisiensi vitamin K terjadi karena:

1. Gangguan absorbsi vitamin K

2. Berkurangnya bakteri yang mensintesis

3. Pemakaian antikoagulan

Sediaan dan indikasi

• Tablet fitonadion 5 mg. Emulsi fitonadion

mengandung 2 atau 10 mg/ml(parenteral)

• Tablet menadion 2,5 dan 10 mg. Larutan

menadion dalam minyak yang mengandung 2,

10, dan 25 mg/ml (IM)

• Tablet menadion natrium bisulfit 5 mg. Larutan

menadion natrium bisulfit mengandung 5 dan 10

mg/ml (parenteral)

• Tablet menadiol natrium difosfat 5 mg. Larutan

menadiol natrium difosfat yang mengandung 5

dan 10 mg/ml (parenteral)

Berguna untuk mencegah atau mengatasi perdarahan

akibat defisiensi vitamin K.

• Pada bayi baru lahir hiprotrombinemia terjadi karena

belum adanya bakteri yang mensintesis vitamin K dan

tidak adanya depot vitamin K. Filokuinon merupakan obat

terpilih untuk tindakan pencegahan tersebut dan

diberikan sejumlah 0,5-1 mg IM atau IV segera setelah

bayi dilahirkan.

• Dilakukan juga pada bayi prematur atau bayi aterm yang

dilahirkan dengan bantuan forseps atau ekstraksi vakum,

dan diberikan dengan dosis 2,5 mg untuk 3 hari berturutturut.

• Untuk pengobatan perdarahan pada bayi dapat diberikan

1 mg IM atau IV dan bila perlu dapat diulangi setelah 8

jam. (sumber :Isnaini, Vit-Min.pdf)

Tulisan yang Berhubungan



4 comments:

Anonymous said...

Your article provides сonfirmed helpful tо me ρersonally.
It’s extremеly informative anԁ уou're obviously really well-informed in this region. You have opened our eye to different opinion of this particular topic with intriguing and strong articles.

Also visit my homepage: buy viagra

Anonymous said...

I just could not leave your site prior to suggesting that I really loved the usual info an individual provide for your guests?
Is going to be back incessantly in order to investigate cross-check new posts

my website ... master cleanse weight loss

Anonymous said...

Appreciating the time and effort you put into your website and
in depth information you present. It's nice to come across a blog every once in a while that isn't the same outdated rehashed information.
Wonderful read! I've saved your site and I'm adding
your RSS feeds to my Google account.

my web-site ... masking paper and painters tape

Anonymous said...

It's hard to come by experienced people about this subject, but you sound like you know what you're talking about!
Thanks

my site Detox Diets

Post a Comment