05 May 2009

Pengobatan Flu Babi

4090112005-siaga-flu-babi-jadi-level-lima Petunjuk penggunaan obat antiviral untuk pengobatan dan pencegahan (kemoprofilaksis) terhadap infeksi flu babi.

Pasien yang mendapatkan obat antiviral (antivirus) antara lain :

  • pasien didiagnosis pasti terinfeksi flu babi
  • pasien kemungkinan terinfeksi flu babi
  • pasien diduga (suspek) terinfeksi flu babi
  • orang yang kontak langsung dengan pasien

Berbagai istilah berkaitan dengan flu babi

Pasien didiagnosis pasti terinfeksi flu babi (positif flu babi) adalah orang yang menderita penyakit pernafasan akut disertai demam dengan hasil labotratorium ditemukan adanya H1N1 SOIV dengan memakai alat RT-PCR atau kultur virus.

Pasien kemungkinan terinfeksi flu babi adalah orang yang menderita penyakit pernafasan akut disertai demam yang hasil pemeriksaan laboratorium positif ditemukan virus influensa tipe A tapi tidak ditemukan virus H1 atau H3 pada pemeriksaan RT-PCR.

Pasien diduga terinfeksi flu babi adalah orang yang menderita penyakit pernafasan akut disertai demam dengan kejadian sekurang-kurangnya 7 hari setelah kontak langsung dengan pasien yang didiagnosis pasti terinfeksi flu babi atau  berasal/tinggal di daerah yang terdapat 1 kasus atau lebih terinfeksi flu babi (H1N1 positif).

Periode infeksi (masa infeksi) flu babi adalah satu hari setelah kontak langsung sampai dengan 7 hari setelah kontak.

Kontak langsung adalah orang yang dekat dengan pasien positif atau diduga terinfeksi virus flu babi sampai jarak kira-kira 2 meter (6 kaki) selama periode infeksi.

Penyakit pernafasan akut adalah kejadian baru penyakit pada saluran pernafasan dengan gejala paling sedikit dua dari gejala berikut : pilek (hidung berair), hidung tersumbat, sakit tenggorokan, batuk (dengan atau tanpa demam/subfebris).

Kelompok berisiko tinggi adalah orang-orang yang dekat atau kontak langsung dengan penderita flu babi dan mudah terkena infeksi virus flu babi seperti penderita penyakit kronis, orang tua di atas 65 tahun, wanita hamil, anak-anak dibawah umur 5 tahun, orang yang bepergian di daerah wabah atau bekerja di daerah wabah flu babi serta petugas kesehatan yang tidak menggunakan alat proteksi diri selama kontak langsung dengan pasien flu babi.

Obat anriviral untuk flu babi

Ada 4 macam obat yang dapat digunakan untuk mengobati virus infuensa tipe A (termasuk didalamnya virus flu babi dan flu burung) yaitu amatandine dan rimantadine keduanya termasuk golongan adamantane serta zanamivir dan oseltamivir keduanya termasuk golongan neuramidase. Virus flu babi telah resisten tehadap amantadine dan rimantadine dan masih sensitif tehadap zanamivir dan oseltamivir sehingga kedua obat yang disebut terakhir direkomendasikan.

Zanamivir dikenal dengan merek dagang Relenza ®, dipakai untuk pengobatan influensa tipe A dan B pada penderita usia 7 tahun ke atas dan sebagai profilaksis influensa tipe A dan B pada penderita usia 5 tahun ke atas.

Oseltamivir dikenal dengan merek dagang Tamiflu ®, dipakai untuk pencegahan dan pengobatan influensa tipe A dan B pada penderita usia 1 tahun ke atas.

Proses pengobatan

Langkah pertama adalah mendiagnosis pasien terlebih dahulu dengan mengambil spesimen lendir dari saluran nafas dan memeriksannya dengan alat RT-PCR atau kultur virus.

Alat pendeteksi cepat seperti rapid antigen test dan immunofluresence test tidak dapat dipakai sebagai alat untuk mendiagnosis pasti karena hanya dapat mendeteksi adanya influensa tipe A dan tidak dapat membedakan antara influensa tipe A manusia dengan influensa tipe A babi.

Setelah diketahui status penderita, maka obat antiviral (oseltamivir atau zanamivir) harus diberikan secepatnya setelah adanya gejala yang khas dari flu babi. Pemberian obat antiviral dibawah 48 jam dapat menurunkan angka kematian dan perawatan di rumah sakit bila dibandingkan pemberian diatas 48 jam. Lamanya pengobatan yang diberikan adalah selama 5 hari. Pemberian obat antiviral tersebut harus melalui resep dokter yang berpengalaman untuk mencegah resistensi obat. Berikut ini tabel  pemberian obat antiviral :

Tabel 1. Penggunaan Obat Antiviral untuk Pengobatan dan Pencegahan Flu Babi

Obat/Kelompok Umur

Pengobatan

Pencegahan

Oseltamivir

   

Dewasa

2 kali 75 mg kapsul selama 5 hari

1 kali 75 mg kapsul

Anak-anak (umur 12 bulan ke atas) berdasarkan berat badan

   

≤ 15 Kg

60 mg kapsul sehari dibagi dua dosis selama 5 hari

1 kali 30 mg kapsul sehari

15 – 33 Kg

90 mg kapsul sehari dibagi dua dosis selama 5 hari

1 kali 45 mg kapsul sehari

24 – 40 Kg

120 mg kapsul sehari dibagi dua dosis selama 5 hari

1 kali 60 mg kapsul sehari

> 40 Kg

150 mg kapsul sehari dibagi dua dosis selama 5 hari

1 kali 75 mg kapsul sehari

Zanamivir

   

Dewasa

2 kali 5 mg (10 mg) per inhalasi, 2 kali sehari

2 kali 5 mg (10 mg) per inhalasi, 1 kali sehari

Anak-anak (umur 7 tahun ke atas)

2 kali 5 mg (10 mg) per inhalasi, 2 kali sehari (umur 7 tahun ke atas)

2 kali 5 mg (10 mg) per inhalasi, 1 kali sehari (umur 5 tahun ke atas)

Penggunaan obat antiviral  bisa saja berubah tergantung dari efektivitas obat antiviral, gejala klinis, efek samping obat  dan suseptibilitas obat tersebut.

Kemoprofilaksis (pencegahan) dengan obat antiviral

Kemoprofilaksis diberikan pada orang-orang yang dianggap kontak langsung dengan penderita selama periode infeksi (1 sampai 7 hari setelah kontak). Jika kontak telah lebih dari 7 hari, maka kemoprofilaksis tidak dibutuhkan. Lamanya kemoprofilaksis yang diberikan adalah 10 hari mulai dari terpapar sampai penderita tersebut didiagnosis flu babi.

Pengobatan dan pencegahan untuk anak usia dibawah 12 bulan

Anak-anak dibawah 12 bulan termasuk dalam kelompok berisiko tinggi terkena flu babi. Data keamanan pemakaian obat antiviral pada anak-anak dibawah umur 12 bulan sangat terbatas dan Oseltamivir tidak disarankan pada anak-anak dibawah 1 tahun. Tapi berdasarkan data penggunaan oseltamivir pada flu musiman menunjukkan jarang sekali terjadi efek samping yang parah. Oleh karena itu dengan alasan gawat darurat maka penggunaan oseltamivir pada anak-anak dibawah 1 tahun masih dapat dimungkinkan (menurut FDA). Berikut ini tabel penggunaan obat antiviral pada anak-anak dibawah 12 bulan :

Tabel 2. Penggunaan Obat Antiviral untuk Pengobatan dan Pencegahan pada Anak-anak dibawah 12 bulan

Umur

Pengobatan selama 5 hari dengan Oseltamivir

Pencegahan

< 3 bulan

2 kali 12 mg sehari

Tidak direkomendasikan kecuali keadaan yang kritis oleh karena terbatasnya data

3 – 5 bulan

2 kali 20 mg sehari

1 kali 20 mg sehari

6 – 11 bulan

2 kali 25 mg sehari

1 kali 25 mg sehari

Pemantauan yang ketat harus dilakukan dalam penggunaan obat antiviral tersebut mengingat data tentang keamanan dan dosis obat terbatas

Penggunaan obat antiviral pada wanita hamil

Oseltamivir dan Zanamivir termasuk obat kategori C yaitu efek pada wanita hamil dan janin yang dikandungnya tidak diketahui. Oseltamivir dan Zanamivir hanya digunakan bila diketahui ada efek yang menguntungkan pada janin yang dikandungnya. Belum ada efek samping yang dilaporkan pada wanita hamil yang mendapat menggunakan zanamivir dan oseltamivir. Oseltamivir dapat digunakan untuk pengobatan flu babi pada wanita hamil. Zanamivir digunakan untuk profilaksis pada wanita hamil oleh karena masuk ke dalam tubuh secara inhalasi sehingga absorpsi sistemik terbatas dan lebih aman.

Sumber :

http://www.cdc.gov/swineflu/recommendations.htm

03 May 2009

Reaksi Anda terhadap Anak Anda

 

Reaksi Anda akan Menentukan Sikap dan Perilaku Anak Anda

motornormal3Anak merupakan cermin dari perilaku orangtuanya, jadi pada saat membaca
point-point di bawah ini, ingat-ingatlah apakah Anda sebagai orangtua
dapat memberikan contoh yang baik atau contoh yang buruk pada anak Anda

1. Anda suka mengritik maka anak Anda akan belajar mengutuk dan berkeluh kesah

2. Anda suka menciptakan suasana permusuhan maka anak Anda akan belajar berseteru

3. Anda suka menakuti maka anak Anda akan tak berani berbuat sesuatu

4. Anda suka mengasihani anak maka anak Anda akan belajar mengasihani diri sendiri

5. Anda suka mencemooh maka anak akan belajar menjadi pemalu

6. Anda suka mencemburui maka anak akan belajar iri hati

7. Anda suka mempermalukan anak maka ia akan belajar merasa bersalah

8. Anda suka mendorong maka ia akan belajar percaya diri

9. Anda suka mentoleransi maka mereka akan belajar sabar

10. Anda suka memuji maka mereka akan belajar menghargai

11. Anda menerima anak apa adanya mereka akan belajar mengasihi

12. Anda mendukung anak maka mereka akan menyukai diri mereka sendiri

13. Anda mengakui mereka maka mereka akan belajar untuk mempunyai sasaran

14. Anda suka berbagi maka mereka akan belajar bermurah hati

15. Anak dibiasakan jujur maka mereka akan belajar mengatakan yang sebenarnya

16. Anak merasakan keadilan maka mereka akan belajar bersikap adil

17. Anak banyak merasakan kemurahan dan pertimbangan maka mereka akan belajar menghormati

18. Anak merasa tenteram maka mereka akan belajar percaya pada diri sendiri dan orang di sekelilingnya

19. Anak merasakan persahabatan maka mereka akan belajar bahwa dunia ini menyenangkan

Pastikan Anak Anda belajar hal-hal yang baik dari Anda dan Kehidupan di sekelilingnya.

sumber :

Temanku dr.Asri Rahmawati

02 May 2009

Mengenal Flu Babi

Technorati Tags: ,

156x117_flubabi4 Apa itu flu babi?

Flu babi atau yang lebih dikenal dengan Swine flu adalah penyakit pernafasan pada babi yang disebabkan oleh virus influensa tipe A yang sering menyebabkan wabah flu pada babi. Virus flu babi sering menyebabkan babi sakit tetapi jarang menyebabkan kematian. flu babi ini sering mewabah pada musim gugur dan musim dingin.Virus flu babi (virus influensa tipe A H1N1) pertama kali ditemukan pada tahun 1930.

Ada berapa banyak virus babi?

Seperti pada virus influensa lainnya, virus ini bermutasi secara terus-menerus. Babi dapat terinfeksi oleh virue  avian influensa dan influensa manusia  sebagaimana babi terinfeksi virus flu babi.. Ketika virus flu dari berbagai macam spesies yang berbeda menginfeksi babi, maka virus-virus tersebut dapat bercampur/bergabung sehingga menimbulkan variasi baru. Sampai  saat ini ada 4 tipe utama virus influensa tipe A yang telah diisolasi dari babi yaitu : H1N1, H1N2, H3N2 dan H3N1. Kebanyakan yang ditemukan pada flu babi yang menyerang manusia adalah HIN1.

Samakah virus H1N1 pada babi dengan H1N1 pada manusia?

Tidak, sangat berbeda. Vaksin flu yang digunakan untuk H1N1 pada manusia tidak dapat melindungi serangan H1N1 pada babi

Dapatkah manusia terserang flu babi?

Virus flu babi pada umumnya tidak menyerang manusia. Akan tetapi secara sporadik ditemukan orang-orang yang terkena flu babi.

Bagaimana cara penularannya?

Flu ini dapat menular secara langsung antar babi, dari babi yang sakit ke manusia atau sebaliknya. Biasanya mengenai orang-orang yang secara langsung kontak dengan babi seperti bekerja di peternakan babi. Ada beberapa kasus orang yang terjangkit flu babi dapat juga  menular ke orang lain. Contohnya pada tahun 1988 di Wiscosin, Amerika, yang mana beberapa orang terkena flu babi tapi tidak menimbulkan wabah. Pada hasil laboratorium petugas kesehatan yang kontak dengan pasien-pasien flu babi tersebut, ditemukan adanya antibodi flu babi.

Apakah flu babi ditularkan melalui makanan?

Tidak, dengan memasak daging di atas suhu 70 derajat Celsius (160 F) dapat membunuh virus tersebut.

Gejala flu babi pada manusia

Gejalanya sama dengan flu biasa seperti panas, badan lemas-lemas,  kurang nafsu makan dan batuk. Beberapa orang dilaporkan pilek, sakit tenggorokan, mual, muntah dan diare. Pada kasus berat, dapat menyebabkan pnemonia (radang paru-paru) dengan gejala sesak nafas dan panas/demam.

Gejala flu babi pada babi

Gejala meliputi demam, batuk, keluar cairan dari hidung/mata, babi sulit bernafas, mata merah, babi tidak mau makan.

Diagnosis flu babi

Dengan memeriksa spesimen lendir dari saluran pernafasan sekurang-kurangnya 4 atau 5 hari setelah sakit dan kemudian diperiksa di laboratorium.

Pengobatan

Ada 4 macam obat yang tersedia untuk mengatasi virus influensa (di Amerika) yaitu :

  • Amantadine
  • Rimantadine
  • Oseltamivir
  • Zanamivir

Semua obat tersebut sebelumnya dapat digunakan untuk mengobati flu babi, akan tetapi akhir-akhir ini ditemukan flu babi yang telah resisten terhadap amantadine dan rimantadine. Sehingga Oseltamivir dan Zanamivir direkomendasikan untuk mengobati flu babi.

Pencegahan

Sampai saat ini baru ada vaksin yang diberikan ke babi. Untuk manusia, para ilmuwan masihmengupayakannya.


Sumber :

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/swineflu.html

http://www.cdc.gov/swineflu/key_facts.htm